Penetrasi Iluminati


Akhir-akhir ini, penetrasi Iluminati terlihat semakin jelas dalam berbagai macam aspek. Berbagai macam bidang mulai disambangi oleh organisasi dengan khas symbol segitiga ini. Sebut aja bidang hiburan, pakaian, teknologi bahkan pangan. Namun dibalik penetrasi yang gencar itu, terbesit sebuah pemikiran singkat dalam benak penulis.


Penulis pribadi mengenal Iluminati di akhir tahun 2008. Saat itu seorang kawan memberikan sejumlah kertas yang berisi tentang sejarah dan penetrasi Iluminati dalam bidang pangan. menurut yang penulis baca saat itu, Iluminati adalah sebuah organisasi “tercerahkan” yang bermaksud untuk mengubah tatanan hidup dunia. Maksud dari tercerahkan disini adalah mereka seolah seperti kumpulan orang-orang yang mendapatkan cahaya pengetahuan atau kehidupan untuk membuat hidup mereka lebih baik. Konon katanya orang-orang Iluminati memiliki teknologi yang jauh lebih maju ketimbang orang lain. Banyak sumber pula yang mengatakan bahwa Iluminati adalah semacam paham yang menyembah setan dan rela menyerahkan dirinya kepada setan agar apapun keinginannya terpenuhi. Dari sekian banyak serba-serbi tentang Iluminati, salah satu hal yang menarik untuk dibahas adalah tujuan mereka yang telah penulis sebutkan, yakni mengubah tatanan hidup dunia.

Mengubah tatanan hidup manusia berarti mengubah sistem pemerintahan secara global, mengubah jalannya roda kehidupan manusia, termasuk di dalamnya mengubah jumlah populasi manusia di bumi. Banyak sumber yang mengatakan bahwa Iluminati ingin mengurangi populasi manusia hingga sekitar 20.000 jiwa saja. Salah satu usaha yang mereka lakukan untuk mewujudkan hal tersebut adalah dengan memberikan “racun” ke dalam makanan yang dikonsumsi manusia. Kabarnya ayam goring yang tersedia di restoran cepat saji banyak yang telah tersuntik hormone tertentu yang berbahaya bagi manusia. Selain itu masih banyak makanan yang disinyalir mengandung racun dan merupakan bagian dari rencana Iluminati.

Hal yang menarik sekaligus aneh mengenai penetrasi Iluminati adalah bagaimana topeng mereka semakin gencar dibuka. Media massa, blog pribadi, bahkan buku cetak pun banyak yang membahas tentang Iluminati serta sepak terjang mereka. Tapi hal ini malah sebuah keanehan bagi penulis, Iluminati yang katanya sebuah organisasi rahasia malah membiarkan banyak rahasianya terkuak dari mulut ke telinga. Menurut penulis boleh jadi sebenarnya bombardir pembukaan topeng ini juga merupakan rencana Iluminati. Bayangkan jika kita hendak merencanakan sesuatu hal yang besar, namun terlanjur terkuak dan membuat masyarakat takut, pastinya rencana tersebut tidak akan berjalan mulus. Maka di sinilah peran bombardirisasi pembukaan topeng Iluminati.

Secara umum, jika kita pertamakali diberi peringatan maka rasa takut pasti akan muncul. Lambat laun peringatan itu terus kita dengarkan, hingga akhirnya kita merasa hal itu menjadi biasa. Ketika kita mencapai titik ini, maka biasanya tingkat kewaspadaan kita akan berkurang drastic. Sebagai contoh pengendara kendaraan bermotor, ketika dia pertamakali mencoba dan diberi peringatan agar terhindar dari bahaya, pasti hal tersebut membuatnya takut ketika harus berhadapan dengan medan tempur. Hari ke hari, kemampuannya dalam berkendara semakin meningkat, peringatan pun sedikit demi sedikit mulai diacuhkan, hingga tingkat kewaspadaannya berkurang drastic dibandingkan saat awal. Merunut dari analogi tersebut, penulis berpikir bahwa bombardirisasi berita Iluminati bisa jadi adalah sebuah tindakan yang dilakukan agar umat manusia lama-kelamaan merasa bahwa Iluminati adalah hal yang lumrah. Meskipun pada dasarnya rasa takut itu pasti tertanam, namun karena sudah merasa bahwa Iluminati itu biasa, maka rasa takut tersebut bisa tertutup. Inilah yang membuat kewaspadaan manusia terhadap Iluminati menurun, membuatnya tak mengacuhkan apapun yang akan dilakukan Iluminati.

Berkurangnya kewaspadaan tentu menjadi sebuah lampu hijau bagi organisasi tercerahkan ini bahwa rencana mereka bisa dilaksanakan dengan lancar, karena manusia sudah tidak begitu peduli lagi. Demikian hal itu terjadi sehingga apapun yang dilakukan Iluminati sepertinya tidak akan membuat kita gentar. Sisi positifnya adalah kita tidak terganggu oleh berbagai macam ketakutan akan Iluminati yang mungkin bisa merusak hidup kita. Layaknya koin yang memiliki 2 sisi, maka sisi negatifnya adalah kita menjadi tidak peduli dengan apa yang terjadi dengan dunia ini, dengan apa yang kita konsumsi, yang kita kenakan, yang kita temui, dan lainnya. Bisa jadi ketika kita menemui panganan yang sebelumnya disinyalir merupakan buah tangan Iluminati dan berbahaya, hal itu tidak lantas membuat kita waspada apalagi takut untuk mengonsumsi panganan tersebut.

Penulis pribadi tidak mengetahui kebenaran tentang Iluminati. Meskipun sudah sangat jelas terlihat sepak terjangnya, serta kaidah silogisme mengesahkan bahwa Iluminati adalah dalang dibalik banyaknya panganan berbahaya, namun hal tersebut tetap tidak bisa membuat penulis mencoreng nama mereka. Tapi yang terpenting adalah, hendaknya kita selalu waspada terhadap apapun yang sudah jelas membahayakan hidup kita. Hendaknya kita tidak mudah terbawa oleh apapun yang diberitakan media massa, seyogianya mengecek ulang dan mencari referensi lain adalah tindakan yang lebih baik dibanding terhanyut dalam 1 berita yang belum tentu benar.

Tulisan ini hanyalah pemikiran singkat penulis tentang sebuah ungkapan yang menyatakan bahwa hujan adalah pembawa sial. Tentang bagaimana respon tentang dari entri ini adalah hak pembaca. Akhir kata, don't let your guard down!.


Sumber Gambar :
http://www.jelajah.up2det.com/2012/02/rencana-busuk-illuminati-terungkap-oleh.html
http://votreesprit.wordpress.com/2011/10/01/konspirasi-di-balik-makanan-minuman-dan-obat-obatan/
https://www.wepay.com/donations/164263


0 komentar:

Posting Komentar

 

Quote

Let's get it done . .実現の為にゆくのよ. . Let's face it
Let's get it done. .Moving on for the sake of realization. .
Let's face it ~YUI

LEO-House Indonesia

Tanya Mbah Gugel

Loading